Pilih Promosi Media Sosial yang Tepat!

Tips Mengatasi Pelanggan yang Marah
Februari 26, 2016
Facebook, Google, dan Twitter Akan Dikenakan Pajak di Indonesia
Februari 26, 2016

Menjamurnya media sosial menjadi keuntungan tersendiri bagi para pembuat konten kreatif dalam memasarkan hasil karyanya. Tetapi tetap, wajib pilih-pilih dulu sosial media mana yang menjadi prioritas.

Dari sekian tak sedikit nama media sosial di Indonesia, ada top tiga besar yang kerap digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dari data yang dipaparkan oleh Dennis Adhiswara, disebutnya bahwa Facebook menempati urutan nomor satu dengan persentase 87,45%.

Disusul posisi ke dua ditempati oleh Twitter dengan persentase 41,3% serta ketiga diisi oleh Path dengan persentase 36,29%. Walau Facebook menempati porsi terbesar, Dennis justru lebih memilih Path sebagai langkah pertama dalam mempromosikan konten kreativitas bikinannya.

“Kenapa Path? Sebab biasanya Path itu menjadi sosial media yang isinya orang-orang terdekat alias kasarnya lingkaran lingkungan terdekat, dapat keluarga alias kerabat. Serta kerabat alias keluarga itu biasanya menjadi langkah ampuh untuk berpromosi,” tutur Dennis di agenda Ngopi di Brewerkz, Senayan City, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Seusai Path, lanjut Dennis, baru dapat berlanjut ke arah yang lebih luas, yakni melewati video Facebook alias Twitter. Penyanyi cantik Rini Wulandari juga membeberkan pengalaman yang sama mengenai berpromosi lewat media sosial.

Ketika mempromosikan single berjudul ‘Oh Baby’, diakui Rini single tersebut lebih dulu populer melewati media sosial. “Aku kan kini telah berbeda label, sehingga urusan promosi apa-apa sendiri. Akhirnya aku memilih media sosial sebagai media penyebaran promosi. Serta berasil,” papar Rini.