Startup Indonesia Banyak Diminati

Akun BBM
Waspada! Pembobolan Akun BBM
Oktober 27, 2015
wordpress
WordPress Kuasai 58,7% Pasar CMS
November 22, 2015

Konferensi Tech in Asia, seperti biasa menjadi ajang unjuk kemampuan startup di Asia. Indonesia punya tempat sendiri, banyak startup anak negeri ini yang diminati. Di Tech in Asia Jakarta 2015, hampir 85% pengunjung yang datang berasal dari Indonesia. Tiga negara lain dengan jumlah pengunjung terbanyak adalah Singapura, Hong Kong dan Thailand.

Dari total pengunjung yang hadir dalam kegiatan tersebut, 29% di antaranya merupakan startup, 7 investor dengan dana investasi lebih dari USD 1 miliar, dan 12% dari total pengunjung adalah berbagai pihak yang ingin mengetahui engenai ekosistem yang berada di Indonesia maupun di wilayah Asia secara umum.

“Di area eksibisi Bootstrap Alley, anjungan startup Indonesia menempati urutan pertama (76%) yang paling banyak diminati, dan diikuti oleh Singapura (10%) dan Malaysia (5%). Untuk jenis industri vertikal, e-Commerce menempati urutan teratas (26%), diikuti oleh Gaya Hidup (8%) dan enterprise (7%),” demikian informasi resmi dari event Tech in Asia Jakarta 2015.

U-Hop berhasil memikat perhatian para juri maupun pengunjung Tech in Asia Jakarta 2015 dengan upayanya meningkatkan pengalaman transportasi di Filipina, yakni menyediakan layanan angkut on-demand dan dengan cara berlangganan. Sebagai pemenang pertama, U-Hop berhak membawa pulang uang tunai sebesar USD 10.000.

Startup-startup lain yang menjadi finalis adalah:
1. YessBoss, Indonesia (SaaS)
2. Spacemarket, Jepang (Travel)
3. Koreabuys.com, Korea (e-Commerce)
4. A Better Florist, Singapura (e-Commerce)
5. Lunch Click, Singapura (Sosial)
6. Q&Me, Vietnam (Layanan Profesional)

Keberhasilan U-Hop menjadi yang terbaik melalui inovasi-inovasi yang dilakukan, menjadi salah satu penanda dan catatan penting akan perkembangan startup di kawasan Asia termasuk Indonesia sebagai bentuk bisnis yang kian menjanjikan.

Antusiasme terhadap penyelenggaraan kegiatan ini juga bisa menjadi catatan penting lainnya dalam melihat gairah perkembangan startup, khususnya di Indonesia. Tercatat 4.207 pengunjung hadir mengunjungi Tech in Asia Jakarta 2015 dan berinteraksi dengan inovasi-inovasi strategis yang ditampilkan oleh 235 startup peserta eksibisi.

“Kesuksesan Tech in Asia Jakarta 2015 membuktikan bahwa Indonesia memiliki ekosistem yang tumbuh subur dan telah menjadi pemain yang dominan di kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya itu, masa depan ekosistem ini juga berpotensi untuk berkembang semakin jauh lagi ke depannya,” ujar Director of Content Strategy Tech in Asia David Corbin.

“Tech in Asia akan terus menghadirkan beragam inovasi di perhelatan selanjutnya guna memberikan nilai lebih kepada para pengunjung, sekaligus memenuhi segala kebutuhan komunitas dan ekosistem teknologi di wilayah Asia,” sambungnya. Menjadi rangkaian acara yang paling ditunggu bagi para startup, Startup-Investor Speed Dating, Office Hours dan Meet the Media tahun ini meraih hasil yang sangat memuaskan dengan mencatat total pertemuan sebanyak 1.008 kali.

Sesi-sesi singkat selama 5 menit ini memberikan peluang bagi para startup untuk bertemu dan memperkenalkan prospek bisnisnya ke puluhan investor, korporasi, dan media. Konferensi teknologi Tech in Asia yang menggunakan format baru dengan 6 panggung ini menghadirkan lebih dari 70 tokoh berpengaruh dan para ahli di bidangnya.

Para pembiara tersebut antara lain Menteri Perdagangan Republik Indonesia Thomas Lembong, CTO Amazon Dr. Werner Vogels dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim. Mereka berbagi pengetahuan dan wawasan seputar tren IT wilayah Asia di Main Stage. (Detik)